Beijing English Map mencakup versi digital dan cetak. Versi digitalnya meliputi sejumlah kategori seperti pembagian administratif, karakteristik alam, transportasi, lembaga pemerintah, organisasi internasional, pendidikan dan budaya, perawatan kesehatan, olahraga dan rekreasi, area permukiman, dan fasilitas komersial, dengan total lebih dari 30.000 anotasi.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) –
Beijing baru-baru ini meluncurkan peta berbahasa Inggris untuk meningkatkan kualitas layanan perjalanan bagi warga negara asing (WNA) di kota tersebut. Peta itu kini tersedia untuk uji coba selama satu bulan di Platform Layanan Informasi Geospasial Umum Beijing (Beijing Platform for Common Geospatial Information Services).
Peta yang disebut Beijing English Map itu mencakup versi digital dan cetak. Versi digitalnya meliputi sejumlah kategori seperti pembagian administratif, karakteristik alam, transportasi, lembaga pemerintah, organisasi internasional, pendidikan dan budaya, perawatan kesehatan, olahraga dan rekreasi, area permukiman, dan fasilitas komersial, dengan total lebih dari 30.000 anotasi.
Foto yang diabadikan menggunakan drone pada 29 Oktober 2024 ini menunjukkan pemandangan daun berwarna merah di objek wisata Pofengling di Distrik Fangshan di Beijing, ibu kota China. Objek wisata itu memasuki periode terbaik sepanjang tahun ini untuk mengamati daun-daun yang berwarna merah. Lebih dari 100.000 tanaman di objek wisata itu menyapa para pengunjung lewat tampilan baru mereka yang menyerupai api. (Xinhua/Chen Zhonghao)
Peta digital itu juga mencakup enam seksi tematik tambahan dengan lebih dari 4.000 anotasi, seperti layanan kartu bank dan layanan kartu Modul Identitas Pelanggan (Subscriber Identity Module/SIM), menawarkan informasi yang memudahkan WNA yang berkunjung, bekerja, dan tinggal di Beijing.
Peta versi cetak secara khusus menandai berbagai lokasi bersejarah seperti Poros Tengah Beijing (
Beijing Central Axis). Versi digital dari peta cetak itu tersedia untuk diunduh secara gratis di situs web Map World.
Selama masa uji coba, berbagai umpan balik (feedback) akan dikumpulkan untuk menyempurnakan dan memperkaya konten peta itu.
Laporan: Redaksi