Pasar wisatawan Muslim Indonesia menjadi fokus penting dalam pengembangan pariwisata Taiwan yang menawarkan berbagai pengalaman menarik.
Jakarta (Indonesia Window) – Pasar wisatawan Muslim Indonesia menjadi fokus penting dalam pengembangan
pariwisata Taiwan, ujar Kepala Kantor Pusat Informasi Pariwisata Taiwan (Taiwan Tourism Information Center/TTIC), Abe Chou, di sela-sela pameran International Islamic Expo di Jakarta, Jumat (11/7).
Ini merupakan partisipasi Taiwan yang pertama dalam acara internasional tersebut, dengan tema utama ‘Waves of Wonder’.
Menurut Chou, Indonesia tidak hanya merupakan negara dengan populasi terbesar keempat di dunia, tetapi juga
pasar wisata potensial terbesar di ASEAN dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak di dunia.
Dalam beberapa tahun terakhir ini, Taiwan aktif menciptakan lingkungan wisata ramah Muslim, dengan menyediakan fasilitas ibadah, seperti ruang sholat, tempat bersuci, dan meletakkan label halal di berbagai titik transportasi utama dan destinasi wisata.
Saat ini, Taiwan memiliki 195 restoran bersertifikat ramah Muslim. Selain itu, pada 2025, ibu kota Taiwan, Taipei, menerima penghargaan dari Crescent Rating sebagai ‘Kota Destinasi Ramah Wanita Muslim Tahun Ini’ (Muslim Women-friendly City Destination of the Year). Penghargaan ini menegaskan hasil integrasi sumber daya wisata ramah Muslim Taiwan dan menunjukkan pengakuan internasional atas suasana aman dan kebebasan beragama di Taiwan.
Tujuan partisipasi Taiwan di International Islamic Expo kali ini adalah untuk belajar dan berbagi pengalaman, serta memahami perkembangan pasar wisatawan Muslim secara global.
Paviliun Taiwan pada pameran ini dirancang dengan konsep ‘Kotak Kejutan’ yang menyoroti tiga tema utama, yakni ‘Kuliner Ramah Muslim’, ‘Wisata Ekologi Berkelanjutan’, dan ‘Wisata Kereta Api Kreatif’.
Melalui pengalaman imersif yang menggabungkan penglihatan, rasa, sentuhan, dan penciuman, para pengunjung diajak menyelami pesona alam dan budaya Taiwan.
Acara ini juga mengundang
influencer Muslim Indonesia dengan jutaan pengikut, Indah Nada Puspita, sebagai ‘Kepala Paviliun Sehari’ yang membagikan pengalaman perjalanannya di Taiwan.
Selain itu, hadir juga maskot wisata Taiwan yang sangat menggemaskan, ‘OhBear’, serta sajian khas Taiwan seperti oden Taiwan dan es jadoel Taiwan.
Pengunjung yang membeli paket wisata Taiwan di International Islamic Expo akan mendapatkan tas
travel lipat, dan pembeli tiket pesawat mendapatkan kartu seluler JavaMifi tanpa batas yang berlaku selama tujuh hari, serta berbagai promo menarik seperti undian ‘Taiwan the Lucky Land’ dengan hadiah uang tunai 5.000 dolar Taiwan, promo ‘Go 2 Taiwan’, ‘Beli 2 Tiket, Cukup Bayar1!’, paket tiket wisata ‘Taiwan Pass’, dan tur singkat transit setengah hari.
*1 dolar Taiwan = 555,04 rupiah
Taiwan Tourism Information Center secara aktif mengembangkan pasar Indonesia, mulai dari Jakarta hingga Surabaya, Medan, Bandung, dan Batam.
Melalui kombinasi promosi daring dan luring, serta bekerja sama dengan duta pariwisata dan sumber daya lokal, Taiwan memperluas pengaruh mereknya, membentuk citra ‘Taiwan, Perjalanan Penuh Kejutan’ dan meningkatkan pengenalan Taiwan sebagai destinasi wisata ramah Muslim.
Laporan: Redaksi