Insiden lubang runtuhan (sinkhole) di dekat lokasi proyek saluran pembuangan di Singapura terjadi karena pipa air utama kemungkinan rusak akibat pergerakan tanah yang berkaitan dengan terbentuknya sinkhole tersebut.
Singapura (Xinhua/Indonesia Window) –
Singapura akan memberlakukan jeda keselamatan (safety time-out) untuk meninjau dan memastikan keamanan pekerjaan konstruksi saluran pembuangan serupa di seluruh negeri menyusul insiden lubang runtuhan (
sinkhole) di dekat lokasi proyek saluran pembuangan, demikian disampaikan oleh badan air nasional negara itu, Public Utilities Board (PUB), pada Ahad (27/7) malam waktu setempat.
Insiden tersebut, yang terjadi pada Sabtu (26/7) sore waktu setempat di sepanjang Tanjong Katong Road South, wilayah tenggara Singapura, menyebabkan sebuah kendaraan jatuh ke dalam
sinkhole. Pengemudi berhasil diselamatkan dengan bantuan para pekerja di lokasi dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Tak lama setelah kejadian, terjadi gangguan pasokan air di area tersebut, yang berdampak terhadap 18 rumah tangga. Temuan awal menunjukkan bahwa pipa air utama kemungkinan rusak akibat pergerakan tanah yang berkaitan dengan terbentuknya
sinkhole tersebut. Pipa-pipa yang terdampak telah diisolasi, dan pasokan air sudah pulih sepenuhnya pada Ahad pagi waktu setempat.
Sinkhole tersebut terbentuk di dekat lokasi konstruksi aktif PUB, di mana pekerjaan pemasangan saluran pembuangan tengah berlangsung. Proyek ini melibatkan pembangunan poros sedalam 16 meter untuk menghubungkan tiga saluran pembuangan yang sudah ada. Pada Sabtu sore, sebuah cincin
caisson di poros itu didapati gagal berfungsi, bertepatan dengan terbentuknya
sinkhole di jalan di dekatnya.
Belum dapat dipastikan apakah kegagalan cincin
caisson dan
sinkhole tersebut memiliki kaitan langsung. Penyebab kegagalan masih diselidiki, dan pemindaian radar penembus tanah serta analisis sedang dilakukan untuk menilai kondisi di sekitar lokasi.
Sinkhole tersebut telah diisi dengan tanah stabil cair (liquefied stabilized soil) guna semakin menstabilkan tanah, dan setelahnya pekerjaan perbaikan jalan akan dimulai. Upaya pemulihan sedang dikoordinasikan di bawah pengawasan Otoritas Bangunan dan Konstruksi (Building and Construction Authority/BCA), Otoritas Transportasi Darat (Land Transport Authority/LTA), dan PUB.
Laporan: Redaksi