Gencatan senjata selama 36 jam diberlakukan di sepanjang garis kontak antara para pihak di Ukraina dari 6 Januari pukul 12.00 waktu setempat (16.00 WIB) hingga 7 Januari pukul 24.00 waktu setempat (8 Januari pukul 04.00 WIB), mengingat fakta bahwa sejumlah besar umat Kristen Ortodoks tinggal di area pertempuran.
Moskow, Rusia (Xinhua) –
Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan instruksi kepada Menteri Pertahanan Sergei Shoigu untuk memulai gencatan senjata selama 36 jam di sepanjang garis kontak antara para pihak di Ukraina dari 6 hingga 7 Januari, kata Kremlin pada Kamis (5/1).
"Dengan mempertimbangkan seruan Yang Mulia Patriark Kirill, saya menginstruksikan Menteri Pertahanan Rusia untuk meluncurkan gencatan senjata di sepanjang garis kontak antara para pihak di Ukraina mulai 6 Januari pukul 12.00 waktu setempat (16.00 WIB) hingga 7 Januari pukul 24.00 waktu setempat (8 Januari pukul 04.00 WIB)," papar Kremlin dalam sebuah pernyataan.
Orang-orang berdiri di dekat sebuah bangunan yang rusak di Kiev, Ukraina, pada 31 Desember 2022. (Xinhua/Roman Petushkov)
Putin juga menyerukan kepada Kiev agar mengumumkan keputusan tersebut mengingat fakta bahwa sejumlah besar
umat Kristen Ortodoks tinggal di area pertempuran, imbuh pernyataan itu.
Laporan: Redaksi